[Oneshot] Fanmeet

Fanmeet by melati

 

KwonHoshi; SonEunseo; many sub chara lmao;T; fluff gagal, romance,au;littlejungg present; oneshot

Apa jadinya kalau seorang idol pergi bertemu idol lainnya? Mungkin akan rusuh, ah entah apa jadinya. Sepertinya seru– yuk lihat ceritanya!

Seventeen Basecamp / Kwon Hoshi POV

“Bagaimana sih hyung sampai bisa begini?” tanya Dokyeom yang duduk disamping Seungcheol, “Nggak tau, memang itu hobinya netizen HAHA!”timpalnya hambar.

Aku sedari tadi menguping obrolan mereka dari kamar mandi, yah katanya sih Seungcheol hyung lagi banyak rumor dengan salah satu member Twice, entah siapa namanya.

DUG!  “Heh cepet dong!”

“Aa~ siapa sih?” ujarku dari dalam.

Kutebak dari suaranya pasti itu si Mingyu, “Ini Mingyu! Aku kebelet nih.. Ah siapa didalam..?!”

“Wonwoo.”

“Bohong, suara Wonwoo nggak cempreng begitu! Hoshi hyung ya?”

HAHA!

“Cepat lah kalau poopie,” gerutu masih si Mingyu, “Enak saja aku mandi tahu! Tunggulah sebentar!” bantahku kesal.

Aku dengan cepat memakai boxer doraemon dan membuka pintu, “Tuh selesai!” tanpa menunggu jawaban Mingyu aku masuk ke kamarku.

Ada Seungcheol dan Dokyeom yang masih ngobrol soal rumor para artis. Cih, penggosip ya.

“Eh, Hoshi hyung sudah mandi?” sapa Dokyeom dengan cengir kudanya. “Sudah dong!” aku menjawab bangga, Seungcheol melihatku acuh tak acuh sembari memainkan ponselnya.

“Aku sih malas mandi HEHE!” ungkap Dokyeom kembali memamerkan deretan giginya. Aku tersenyum lebar, ewh menjijikan ya.

Kupakai kaos hitam polos dan segera menyisir rambut agar bisa cepat bergabung dengan mereka.

“Ttarang~ mandi sana kalian berdua, bau banget ih,” candaku pada Seungcheol dan Dokyeom, mereka membalas bertimpal kalimat tolak yang tidak bisa aku tuliskan satu persatu, cih.

Aku duduk di sofa cokelat dengan bahan bluedru yang sangat lembut, “Jadi..?” aku membuka percakapan.

“Apa..?” jawab mereka serentak menatapku. “Hubungan hyung dengan personil Twice itu..” ujarku santai.

“Nggak ada hubungan sedikitpun kok..ya banyak sih yang buat editan Seungcheol hyung sama Nayeon eonni,” Dokyeom menjawab.

“HAHA, benar palingan yang bikin risau Cuma wartawan yang kalau lagi di wawancara tanya begituan!,” tambah Seungcheol.

“Kasihan hyung, untung aku belum pernah kena ‘begituan’ HEHE,” ledekku gemes dengan wajah hyung yang murung.

“Jangan sampailah begitu Hoshi, kita kan masih rookie,”kata Dokyeom khawatir.

“HAHA! Bercanda kyeom-”timpalku santai sembari mengacak acak rambutku yang basah.

“Kalian bertiga- Jung sunbaenim menyuruh kita latihan!” seseorang membuka pintu kamarku, sontak kami menoleh agak mendongak karena posisinya berdiri.

“Oh iya! Aku hampir lupa, besok kita fanmeeting terakhir ya di Gangnam.”

“Ok Jisoo-hyung- kami akan menyusul!” jawabku diselingi tangan dengan jempol setuju. Kemudian kami bergegas ke ruang latihan di lantai bawah.

 

**

Cosmic Girl Basecamp / Narator POV

Para gadis  itu bersemayam disana, entah mereka pribadi sedang melakukan hal apa. Karena hari libur, mereka memutuskan untuk bermalas-malasan.

“Aku benar-benar mengantuk!” Dayoung menguap lebar, sembari berguling di lantai bersama lima orang lainnya yang terlelap.

“Tidur sana, tapi jangan dikamarku-” sahut gadis tertua, Seola dari dalam kamarnya.

“Cih- memang kenapa denganku-  eonnie jahat sekali..” ujar Dayoung dengan intonasi anak bayi menggelikan nya.

Seola tak menjawab seruan sang Maknae barusan, “Sepertinya eonni mu itu sudah tidur,” timpal Bona keluar dari toilet, anak itu mendengar percakapan tidak penting tadi membuatnya ikut bicara.

Dayoung mengacuhkan Bona karena kelopak matanya tak sanggup menahan kantuk lagi, “Benar kan dugaanku-” gumam Bona mendengar Dayoung mengorok ,diselingi tertawa kecil dari bibir tipisnya.

“Aku pulang-!” Eunseo sedikit berteriak sembari melepas alas kakinya, gadis itu pulang dari minimarket seberang- diletakkannya barang belanjaan yang menurutnya- titipan semua.

“Halo Eunseo.”

Mengacuhkan sapaan Bona, Eunseo malah mengeluh melihat para member terlelap dalam bunga tidurnya.

“YA! Kalian di hari libur ini hanya bermalas-malasan! Hu-uh tidak berguna.”

“Kenapa eonnie marah-marah begitu?” tanya Yeoreum yang sedari tadi diam bersama ponselnya- tanpa memalingkan wajah sebentar dari benda kecil itu.

“Seharusnya kita buat acara dong-” jawab Eunseo yang terlihat antusias dengan hari ini.

Yeoreum acuh tak acuh dengan jawaban Eunseo- yang menurut pendapatnya, tidak penting- aku lelah.

Eunseo duduk di sofa empuk, kakinya dinaikkan keatas- membuka ponselnya yang berbunyi pelan dari tadi. “WAH~!” mata gadis itu terbelalak.

Orang yang terbangun saat itu- Park Soobin.

“Eunseo-ya, kau berisik sekali sih-” Soobin terduduk, mengucek matanya. Menyalahkan Eunseo yang membuat mimpi indahnya lenyap begitu saja.

“Lihat eonni! Hari ini ada fanmeeting Seventeen di daerah Distrik Gangnam,” Mimik mukanya begitu ceria- menunjukkan poster di ponselnya itu pada Soobin.

Yeoreum menoleh sebentar, kemudian menatap layar miliknya kembali.

“Lalu, kau akan datang?” tanya Soobin datar.

Mendengar pertanyaan itu Eunseo antusias, “Benar, aku akan datang!”

Soobin mengabaikan anak itu yang berjalan menuju Yeoreum dan terduduk di sampingnya, dan Soobin pun kembali tidur walau

“Datanglah  eonnie, tapi kalau kau sendiri tidak apa kan?” Yeoreum menoleh tanpa ekspresi ke Eunseo, melihat ponsel eonnienya itu.

“Tidak apa-apa Yeoreum-ie! Nanti aku minta Nam ajusshi mengantarkan kesana!” jelas Eunseo bersemangat- membayangkan bagaimana dirinya bertemu dengan pria itu.

“Memangnya mau apa eonnie disana?” tanya Yeoreom lagi lagi, anak itu benar penasaran dengan Eunseo yang bersikap layaknya seorang fangirl- padahal idol.

Eunseo menatap Yeoreum dengan ukiran senyuman khasnya, “Aku akan bertemu Lee Chan dan Hoshi. Dan aku akan minta tanda tangannya di album itu!” sembari menunjuk album Love and Letter yang terpajang di lemarinya- sekaligus lemari Dawon.

“Oh- ya sudah kalau begitu, eonnie bersiap saja- dua jam lagi mulai kan?” Yeoreum memastikan.

Eunseo mengangguk tanpa sepatah kata, berlari kecil- mengambil handuk dan pakaian kesukaannya, kemudian masuk ke kamar mandi.

**

“Bagaimana?” Senyumnya mengembang sembari memperlihatkan sweater berbulu putih dikenakan dengan jeans hitam, rambut cokelatnya ia biarkan tergerai. Simple sekali.

“Bagus-” ungkap Yeoreum jujur tanpa menunjukkan ekspresi apapun.

“Baiklah, bilang pada Exy eonnie atau member lain kalau aku ada sibuk. Thanks dan sampai jumpa Yeoreum-ie!” Eunseo berpesan pada gadis manis yang mengangguk faham.

Eunseo berjalan menuju lantai satu- untuk mengajak Nam ajusshi menemaninya .

“Hh- Nam ajusshi mari temani aku ke tempat ini,” Eunseo memutar balikkan ponselnya sembari melangkah mendekat pada Nam ajusshi yang menghentikan pekerjaannya- mengepel.

“Eunseo-ssi, kenapa kau pergi sendirian. Dan itu fanmeeting siapa?” tanya paman bermarga Nam itu bingung.

“Member lain bermalas-malasan di dorm, dan itu fanmeeting Seventeen!” jawabnya bersemangat. Tanpa menjawab sepatah kata, Eunseo berjalan ke luar gedung Starship dan berhenti di depan pintu masuk mobil hitam- mobil khusus Cosmic Girl.

“Masuklah-” Paman Nam mempersilahkan masuk dengan kunci otomatis- menggunakan bluetooth berjarak satu meter.

**

“Sudah sampai-! Kau mau aku tunggu di sini atau bagaimana?” pria paruh baya itu menoleh ke kursi tengah, tempat Eunseo duduk.

“Paman ikut denganku saja, nanti aku belikan tiket deh!” Tanpa menunggu persetujuan pria itu, Eunseo menarik tangan Paman Nam dan melepasnya ketika di depan loket.

“Aku beli dua tiket- VIP dan yang satu Gold, juseyo.”

“Satu VIP nomor 56 dan Satu Gold nomor 102, dipesan secara langsung,” wanita penjual tiket itu menghitung total dan menyebutkan deretan angka yang langsung di bayar oleh Eunseo.

“Terima kasih eonni !” kemudian Eunseo dan Nam ajusshi masuk kedalam area fanmeeting. Suasananya ramai, lagu top k-chart minggu ini terputar melalui speaker besar di setiap sudut. Eunseo tersenyum- memandang sekeliling lalu duduk di kursinya, begitupula Paman Nam yang terlihat- tidak tahu apa apa.

Para carat alias penggemar Seventeen menoleh kaget kearah Eunseo. Gadis itu melambai diselingi senyuman khasnya.

KYAAA~ ITU SON EUNSEO

Siapa dia?

Sepertinya aku pernah liat!

Eunseo kenapa disini?

Kiranya begitu lontaran para carat yang histeris. Eunseo masih tersenyum tidak peduli, banyak yang menggunakan kamera ponselnya untuk mengambil gambar gadis dari girlband rookie yang datang ke fanmeeting Seventeen.

“Tes tes-! Lima menit lagi akan ada pembukaan oleh sang manager. Dimohon yang sudah mendapat tiket untuk menempati kursinya.”

Lagu terhenti, suara seorang wanita bergema diantara para penggemar yang terhenyak untuk mendengarkan informasi.

Lima menit kemudian-

“Selamat datang, terima kasih atas waktu kalian di promosi Love and Letter Seventeen terakhir ini. Diharapkan kalian menikmati dan berlaku sopan selama acara ini berlangsung. Sekian, kamsahamnida.” Manager itu menunduk sebagai ucapan terima kasihnya diiringi sorakan meriah dari lagu dan para penggemar yang antusias.

Eunseo membawa kipas kecil untuk mengipasi dirinya, masih ada pula orang yang fokus pada gadis itu dengan kameranya. Maafkan aku eonnie dan semuanya, tapi aku sangat menikmati ini –gumamnya sembari tersenyum kecil.

“KYAA Itu dia Seungcheol!” teriak salah satu fans yang melihat tangan milik sang leader, para penggemar lainnya menoleh dan berteriak tak jelas di kuping Eunseo.

Anak itu juga ikut berteriak tak jelas karena terbawa suasana, apalagi ketika Seventeen naik ke panggung kecil itu dan memberi salam.

**

Eunseo sangat menikmati fanmeeting itu, jemarinya bergerak-gerik mengikuti alunan musik.

Sekarang tiba saatnya untuk fanmeeting yang dinantikan- mendapat paraf dan bersalaman dengan mereka. Sesuai nomor, mereka membuat antrian panjang- mulai dari VIP, Gold, Silver, bahkan Platinum yang terakhirpun tak kehilangan antusiasmenya.

Nomor 51..52..

..55..56

“Wah, annyeong siapa namamu?” tanya Wen Jun-hui pria asal Tiongkok itu tanpa melihat wajah Eunseo. “Son Eunseo.”

Jun merasa pernah mendengar nama itu di internet, kemudian mengangkat kepalanya sedikit setelah menggambar paraf di album milik Eunseo. Jun tersontak, “Aigoo bukankah kamu personil Cosmic Girl? Aku pernah melihatmu di Music Bank!”

Eunseo tersenyum dan mengangguk, para member lainnya yang mendengar kalimat Jun barusan menoleh pada Eunseo dengan tatapan- tidak percaya. Seorang idol yang datang ke konser idol, berani dan tidak takut masuk berita dengan antusias para penggemar yang juga multi fandom, mengambil gambar seenak udelnya. Son Juyeon, daebak!

“Eunseo-ya, terima kasih telah datang. Aku kaget mendengarmu ada disini lho,” ujar Seungcheol gilirannya, sembari menatap Eunseo dan memberikan satu jempolnya pada gadis itu yang mengangguk senang. “Sama-sama, aku memang mengidolakan kalian oppa! HAHA.”

Gelak tawa Eunseo terus berlanjut seiring bertukar sapa dengan satu persatu membernya, hingga gilirannya bersama seorang biasnya.

“AH Jinjja! Soon-young oppa sangat tampan! Tolong tuliskan Eunseo di fotomu!” Eunseo menutup wajahnya yang memerah layaknya seorang fangirl .

Hoshi yang merasa terpuji mengusap tenguknya, “HAHA! Terima kasih Eunseo-ya, kau berani sekali sih pergi sendiri ke sini!”

Eunseo tersenyum, mengeluarkan album Would You Like miliknya. “Ini buatmu! Anggap saja hadiah seperti fans lainnya oppa!” gadis itu menyodorkan diselingi tertawa kecil.

Hoshi menerima album dari tangan Eunseo, “Wah, ini memang hadiah kan Eunseo? Kau yang cantik saja sudah sebagaiku.”

Deg! Aliran darah Eunseo berjalan lebih cepat, wajahnya memerah karena malu. “Ah geurae? K-kalau begitu sampai jumpa!” Eunseo bergeser cepat ke tempat Mingyu, mencoba mengeluarkan rasa keprofesionalitas nya.

Setelah acara tanda tangan dan bertukar sapa, Eunseo keluar dari ruangan dengan cepat sembari memegang beberapa boneka dan masuk ke dalam mobilnya. Paman Nam sudah ada disana, sepertinya Eunseo harus meminta maaf karena membuatnya tidak nyaman.

“Paman terima kasih! Aku sangat menikmatinya hehe, lihat- aku dapat boneka banyak sekali dari penggemar yang membawa hadiah lebih dari satu,” Eunseo menunjukkan boneka ditanggannya dan berbagai macam jenis disana.

“Sama-sama, memang tugasku kan sebagai supir! Bonekanya lucu sekali!”

“Ahaha-! Ini untuk anak paman satu,” gadis itu menyerahkan boneka cinamorrol ke kursi depan yang kosong. Karena pria itu sedang sibuk menyetir.

“Terima kasih, tapi apa kau tidak khawatir?” sesekali pria paruh baya itu melihat kaca spion di kanan- juga di kiri.

“Sejujurnya aku agak khawatir dengan para media nanti-” ungkap Eunseo memandang keluar kaca. “Pasti di dorm para member akan bertanya sampai aku tidak bisa menjawab. Bahkan kalau Exy eonnie tahu pasti aku akan kena marah, Haha,” Eunseo tertawa hambar, meski puas- tapi situasi tidak mungkin semulus yang ia fikirkan tadi.

“Kalau saran paman sih- setelah sampai kau harus menjelaskan pada CEO.”

Eunseo tersontak, benar juga!

“Baiklah.”

**

Pintu hitam itu terbuka sendirinya, kaki ramping milik Eunseo melangkah turun dan berpijak pada aspal parkiran. Dari bawah ia bisa melihat Xuan Yi mengintip dari kaca dan melambai. Eunseo tersenyum diiringi langkah tegasnya.

“Masuk-” pintu otomatis terbuka, menampakkan sang CEO yang terduduk dan menatapnya.

Annyeonghaseyo.”gadis itu menunduk 180 derajat sembari tersenyum tipis.

“Oh Son Eunseo, ada apa kemari?” Kim Sidae, sang CEO membalas senyumannya.

“Aku mau menjelaskan soal ini-”

Eunseo menceritakan dari awal niatnya hingga selesai, kemudian CEO Kim Si-dae mengangguk tidak masalah. Justru itu membuat grup mu terkenal,Eunseo masih mengingat tanggapan sang CEO.

Ia berjalan menuju lift dan memencet tombol , lift segera naik kedepan pintu dormnya. “EUNSEO EONNIE!” Dayoung memeluk Eunseo yang baru mau membuka kenop pintu.

“Eunseo ya, kenapa kau tidak bilang-bilang!” Seola sedikit kesal.

“Eunseo pasti bersenang-senang dan makan di restoran-” ujar Bona seraya menuduh.

Sedangkan Yeoreum hanya tersenyum penuh arti. “HEI HEI kalian satu-satu dong!” Eunseo berjalan menuju sofa.

“Jadi apa?” tanya Xiao penasaran. “Aku juga tidak tahu-” timpal Soobin yang duduk di dekat Xiao.

“Jadi begini..”

**

Jinjja? Kau pergi sendirian? Daebak!” Luda bertepuk tangan bangga, sedangkan Exy dan Yeoreum terlihat biasa saja.

“Kau kan bisa terjebak masalah Eunseo-ya!” lontar Exy dari diamnya, diiringi anggukan Dawon.

“Tapi- Kim Sidae-nim membelaku!” ujar Eunseo bangga. “Wah”

Xuan Yi, sang gadis rumput laut yang sedari tadi memainkan ponselnya berseru, “Lihat! Artikelnya sudah muncul!”

Pandangan member tertuju pada layar kecil disana.

Son Eunseo, ternyata seorang fangirl Seventeen

“Wahahaha apa ini!” Seola terkekeh.

“Dalam penjelasannya, Eunseo ingin bertemu Kwon Hoshi diduga mantan pacar sekolahnya!” tawa Yeoreum tergelak setelah membacanya, diikuti para member lainnya.

Eunseo terbelalak, kenapa mereka bisa tau? “Sial.”

-fin-

EUNSEO-YAA KAMU NAKAL YA ~ mainnya diem-dieman gitu:’3 tapi emang sifatnya juyeon kaya zuyi banget tau:’v /bodoamat/ ya fyi aja ya, cerita ini serasa zuyi yg jadi Eunseonya /dibakar stan/ haaah biarlah jan lupa lep komentar ya pembaca tersayanq :’v

Advertisements

Spacer, leave a reply pls^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s